4 Film Inspiratif dan Wajib Tonton untuk Para Jomblo

4 film inspiratif buat jomlo

Februari merupakan bulan yang cukup ikonik dengan Hari Valentine yang jatuh pada tanggal 14 Februari lalu. Mereka yang merayakan Hari Valentine tersebut saling berbagi kasih dengan memberi cokelat atau bunga.

 

Bagi sebagian orang yang memang tidak merayakan karena—alasan budaya—status, yaitu jomblo. Hari tersebut dilewatkan begitu saja seperti hari-hari biasanya: hanya bekerja, tertawa, lalu kerja lagi dan lagi.

 

 

Akan tetapi, ada yang perlu kamu ingat: meski terasa biasa saja dan tak ada yang spesial. Jangan sampai hidupmu terasa datar begitu saja.

 

Kamu bisa menghabiskan waktu dengan menonton 4 film inspiratif yang Sejalan rekomendasikan untukmu agar kamu bisa menghargai hidup dan kuat dalam menghadapi statusmu yang masih jomlo di masa quarter life crysis ini.

 

1. How to be Single (2016)

Bicara soal kesendirian, mungkin kamu perlu belajar banyak dari film garapan Christian Ditter yang sukses di tahun 2016 lalu. Film ini dibintangi Dakota Johnson (Alice), Rebel Wilson (Robin), Leslie Man (Meg), Alison Brie (Lucy), dan Jake Lacy (Ken) yang menceritakan kisah asmara, sebagai single, yang rumit.

 

Adalah Alice yang sejak pindah ke New York sepakat menjalani LDR dengan kekasihnya. Namun, siapa sangka setelah menikmati masa LDR tersebut, ternyata ia tak kuat juga. Akibatnya Alice memutuskan untuk berpisah dan mencoba bahagia menikmati kesendiriannya itu.

 

Bersama kakaknya (Meg) dan dua orang teman dekatnya, Alice merayakan kesendirian dengan menghabiskan waktu bersama, seperti pergi ke club hingga beberapa kali menjalin kencan buta dengan seorang pria yang mereka temui.

 

Meski kisah asmara Alice terasa absurd, Alice dan teman-temannya pun menemukan seorang yang tepat dengan proses yang tak terbilang sebentar itu. Dari film inspiratif ini, kita dapat mengambil pelajaran bahwa setiap orang pasti akan dipertemukan dengan orang yang tepat, tentu di waktu yang tepat pula.

 

 

2. 500 Days of Summer (2009)

Dalam menjalani suatu hubungan terkadang kita memerlukan fondasi yang kuat. Hal itu dapat berupa pembuktian atau ungkapan cinta yang setiap pagi dinyatakan oleh pasangan masing-masing.

 

Namun, realitas tersebut tak selalu seperti apa yang diinginkan.  Tak jarang dalam sebuah hubungan pada akhirnya membawa kita pada situasi yang rumit dan memusingkan.

 

Salah satu contohnya Tom terhadap Summer, yang salah mengartikan sikap Summer kepada dirinya. Ia salah mengartikan perhatian Summer: perihal kebersamaannya hingga ciuman yang Summer berikan kepada dirinya. Padahal tidak seperti itu. Akibatnya Tom pun mengalami kekecewaan yang teramat dalam dan tak bisa move on.

 

Karenanya, dari film 500 Days of Summer ini kita bisa mengambil pelajaran bahwa, ya, untuk apalah menghabiskan waktu dalam  friendzone-an. Lebih baik jomlo atau menunggu yang pasti sekalian.

 

3. 127 Hours (2010)

Berbeda dengan kisah asmara di atas. Buat sebagian orang yang berstatus single, jomblo bukanlah kondisi yang mengenakkan. Akan tetapi, bukan berarti kita tak bisa melalui kesendirian dan kegamangan itu dengan baik.

 

Bagaimana dengan  Aron Ralston yang menghabiskan 127 jam terjebak dalam himpitan tebing Blue John Canyon sehingga mengharuskan lengan kanannya diamputasi agar dapat keluar dari himpitan tersebut?

 

Kisah Aron Ralston dalam 127 Hours bakal mengajarkan kita untuk tetap semangat dan survive dalam mengatasi kesendirian. Misalnya dengan banyak menghabiskan waktu bersama teman, ikut touring atau solo travelling, maupun sering-sering mengadakan family time.  Dengan begitu, kamu tak akan terjangkit insomnia karena memikirkan sekotak cokelat yang tak kunjung datang ke rumah.

 

Namun kamu juga bisa, lho, mengorbankan sedikit uang buat menghadiahkan cokelat untuk diri kamu sendiri. Biar apa coba? Biar tak terlihat kesepian. Heheh

 

teman road trip4. Eat Pray of Love

Mungkin ungkapan “jangan pernah berekspektasi” bisa menggambarkan apa yang dirasakan Elizabeth. Harapannya mengenai pernikahan sirna saat menikmati masa-masa menjadi istri dari kekasihnya. Ia pun terpaksa bercerai dengan suaminya itu setelah melalui hari-hari pernikahan yang sulit.

 

Demi mengobati luka akibat perceraian, ia pun berpikir ulang untuk menata hidupnya kembali. Ia mengorbankan segala yang ia punya dan melakukan travelling berbagai negara:Italia, India, dan Bali. Di sana ia melalui perjalanan yang membuat dirinya kembali hidup.

 

Film inspiratif tersebut  bakal mengajak kamu menikmati petualangan Elizabeth di tiga negara tersebut, khususnya Bali. Selain itu, dari konflik pernikahan Elizabeth kamu juga bakal belajar kalau ternyata menjadi jomblo bukanlah pilihan yang buruk dibanding terjerat dalam status pernikahan yang rumit.

 

Nah, itulah 4 film inspiratif yang Sejalan rekomendasikan untuk kamu. Kamu bisa menikmati film tersebut saat pulang kerja atau bahkan saat dalam perjalanan liburan. Jadi, biar tak bosan, kamu bisa menonton film inspiratif di atas bersama teman seperjalananmu.  Selamat menemukan hal baru, ya!