3 Modus Pinjaman Online Ilegal yang Wajib Dihindari

Belakangan, banyak yang terkena modus pinjaman online ilegal. Agar dapat menghindarinya, yuk kenali ciri-ciri dan modusnya di artikel ini.

pinjaman online

Meminjam dana via online kini sedang marak dilakukan. Namun, sejumlah orang malah terjebak karena modus pinjaman online ilegal.

Pinjaman online yang seharusnya membantu kita untuk meringankan biaya cicilan untuk membeli kebutuhan yang diperlukan malah membuat kita menderita kerugian materiil lebih banyak.

Baca juga: 7 Cara Melunasi Utang yang Menumpuk, Susah Tapi Realistis

Sebenarnya melakukan pinjaman online tidak masalah, asalkan kamu melakukannya di lembaga resmi yang sudah terdaftar dalam Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan berhati-hati dengan modus pinjaman online.

Nah, modus pinjaman online seperti apa sih yang harus dihindari? Berikut penjelasannya.

Ciri-ciri pinjaman online ilegal

Sebelum mengetahui apa saja modus pinjaman online (pinjol) yang perlu dihindari, kamu perlu tahu terlebih dahulu seperti apa pinjaman online ilegal, di antaranya:

  • Identitas perusahaan tak jelas
  • Tidak diawasi oleh OJK
  • Penawaran dilakukan dari SMS, WhatsApp atau aplikasi yang mencurigakan
  • Apabila pinjaman dilakukan di aplikasi, biasanya meminta akses data pribadi yang ada di ponsel
  • Tidak punya layanan pengaduan 
  • Biaya denda dan bunga tinggi
  • Syarat pengajuan mudah
  • Menagih dengan cara intimidasi atau meneror

Modus-modus pinjaman online

Setelah tahu ciri-ciri pinjaman online ilegal, selanjutnya kamu harus mengenali sejumlah modus pinjaman online yang umum dilakukan agar kamu bisa lebih waspada. Berikut modus-modusnya.

1) Modus penawaran dari WhatsApp/SMS

Modus pinjaman online yang umum dilakukan adalah melalui WhatsApp atau SMS menggunakan nomor yang tidak resmi atau tidak dikenal. 

Apabila terlihat menggunakan nomor resmi, pastikan untuk mengecek nomor teleponnya dengan teliti untuk memastikan bahwa yang menawarkan adalah lembaga resmi.

Baca juga: Utang Menumpuk Bikin BI Checking Jelek? Ini Penjelasannya

Biasanya oknum pinjol ilegal menawarkan pengajuan pinjaman tanpa ada persyaratan apapun. Jangan sampai kamu mudah tergiur dengan kondisi seperti ini ya. 

2) Modus replikasi nama yang mirip dengan fintech legal

Selain menggunakan nomor yang mirip dengan nomor resmi, pinjaman online ilegal juga kerap menggunakan nama yang mirip-mirip dengan fintech (financial technology) yang legal. 

Misalnya dengan penggunaan spasi, huruf kecil/besar yang berbeda. Bahkan tak hanya itu, oknum pinjol ilegal juga memasangkan logo OJK untuk mengelabui calon korban.

Baca juga: Tips Kredit Mobil dengan Gaji UMR dan Tetap Bisa Nabung

Agar tidak mudah tertipu, dengan nama dan pemakaian logo OJK, kamu perlu melakukan pengecekan lebih lanjut. Seperti melakukan penelusuran singkat dari mesin pencari, cek website resmi.

3) Modus langsung transfer ke rekening

Nah, modus yang satu ini sedang cukup marak dilakukan yaitu dengan adanya uang yang masuk ke rekening korban secara tiba-tiba atau tanpa sepengetahuan.

Padahal korban sama sekali belum pernah melakukan peminjaman dana di pinjol ilegal. Pinjol ilegal melakukan modus ini dengan tujuan agar bisa meneror dan melakukan penagihan secara paksa pada korban.

Baca juga: Mengenal Pentingnya Inklusi Keuangan dan Manfaatnya

Kamu perlu hati-hati apabila mendapat modus seperti ini dan segera pelaporan ke pihak bank dan juga kepolisian.

Cara cek dan lapor pinjaman online ilegal

Agar kamu terhindar dan tidak terjebak dalam pinjaman online ilegal, kamu bisa melakukan pengecekan ke OJK melalui telepon 157 atau WhatsApp ke 081157157157. Bisa juga melalui email [email protected] atau cek langsung di website ojk.go.id.

Jika kamu terkena modus pinjaman online ilegal, jangan diam saja dan segera laporkan ke pihak berwajib agar bisa ditindaklanjuti. Kamu dapat melapor langsung ke polisi atau mengajukan pengaduan melalui https://patrolisiber.id atau email [email protected].

Baca juga: Fintech Adalah Solusi Keuangan Masa Kini, Benarkah Begitu?

Laporkan juga ke Satgas Waspada Investasi OJK dengan cara melakukan pemblokiran melalui email [email protected].

Intinya, apabila kamu ingin melakukan pinjaman online pastikan memilih lembaga atau fintech legal agar terhindar dari modus pinjaman online.